Mahasiswa Arsitektur Unmuh Kendari Raih Penghargaan Desain Nasional, Bukti Keunggulan Pendidikan Berkualitas
Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan dedikasi dan keunggulannya dalam menghasilkan mahasiswa berprestasi tingkat nasional. Kali ini, pencapaian gemilang datang dari Fakultas Arsitektur dengan meraih penghargaan bergengsi dalam kompetisi desain arsitektur tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Arsitektur Indonesia (APAI) bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), pada akhir pekan lalu.
Prestasi luar biasa ini diraih oleh tiga mahasiswa Fakultas Arsitektur Universitas Muhammadiyah Kendari, yaitu Muhammad Rizky Pratama (semester VIII), Siti Nurhaliza (semester VIII), dan Andi Wijaya (semester VI), yang meraih penghargaan “Desain Terbaik Kategori Revitalisasi Ruang Publik Berkelanjutan” dalam kompetisi nasional yang diikuti oleh lebih dari 150 tim dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.
Karya desain yang berjudul “Taman Kota Kendari Ramah Lingkungan dan Inklusif” menampilkan konsep inovatif yang menggabungkan aspek keberlanjutan lingkungan, aksesibilitas universal, serta partisipasi masyarakat lokal. Tim mahasiswa ini berhasil mengalahkan puluhan tim kompetitor dari universitas-universitas terkemuka seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Perjalanan Menuju Penghargaan
Perjalanan menuju penghargaan bergengsi ini dimulai sejak Januari 2026, ketika ketiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari mengikuti seleksi internal untuk mewakili kampus dalam kompetisi nasional. Mereka melewati berbagai tahap seleksi yang ketat, termasuk presentasi konsep awal, pengembangan desain detail, dan penyusunan dokumentasi lengkap.
Pekerjaan keras dan dedikasi tim tidak lepas dari bimbingan intensif yang diberikan oleh dosen-dosen Fakultas Arsitektur Unmuh Kendari. Proses pengembangan desain dilakukan selama kurang lebih tiga bulan, dengan melibatkan riset mendalam tentang kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan kota Kendari.
“Kami memulai dengan melakukan survey langsung ke lapangan, berbicara dengan masyarakat lokal, pedagang, anak-anak, dan lansia untuk memahami kebutuhan mereka terhadap ruang publik yang lebih baik,” ujar Muhammad Rizky Pratama dalam wawancara eksklusif bersama media kampus, Rabu (17/4/2026).
Siti Nurhaliza, ketua tim pemenang penghargaan, menambahkan bahwa konsep desain mereka sangat dipengaruhi oleh filosofi keberlanjutan dan inklusi sosial. “Kami percaya bahwa arsitektur tidak hanya tentang keindahan visual, tetapi juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan. Desain kami mengintegrasikan elemen-elemen seperti taman vertikal, sistem pengolahan air hujan, area bermain yang aman untuk semua kalangan usia, hingga area khusus untuk penyandang disabilitas,” jelasnya dengan antusias.
Desain Inovatif dengan Sentuhan Lokal
Karya desain “Taman Kota Kendari Ramah Lingkungan dan Inklusif” menawarkan solusi komprehensif terhadap tantangan urban yang dihadapi kota Kendari. Proyek ini dirancang untuk mengubah lahan kosong seluas 2,5 hektar di pusat kota menjadi ruang hijau yang multifungsi.
Beberapa fitur unggulan dari desain ini mencakup:
Pertama, sistem pertamanan vertikal yang memanfaatkan dinding gedung-gedung sekitar untuk menambah area hijau tanpa mengurangi lahan yang ada. Sistem ini juga dilengkapi dengan teknologi drip irrigation otomatis yang efisien dalam penggunaan air.
Kedua, zona taman yang dibagi menjadi beberapa area fungsional, mulai dari area bermain anak-anak dengan peralatan playground yang aman dan inovatif, area olahraga outdoor untuk komunitas, ruang diskusi terbuka, hingga area kebun komunitas yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam penanaman dan perawatan.
Ketiga, fasilitas ramah disabilitas yang mencakup jalur khusus pejalan kaki dengan tekstur penuntun, toilet yang dapat diakses, dan area duduk yang ergonomis untuk berbagai kondisi fisik pengunjung.
Keempat, struktur utilitas yang tersembunyi dengan smart technology, termasuk sistem pencahayaan LED hemat energi dengan sensor gerak, sistem pengolahan air limbah alami melalui constructed wetland, dan aplikasi digital untuk manajemen taman yang transparan.
“Apa yang membuat desain kami spesial adalah bahwa setiap elemen dirancang dengan mempertimbangkan konteks lokal Kendari – iklim tropis, karakteristik masyarakat, dan potensi ekonomi lokal,” ungkap Andi Wijaya, anggota tim yang bertanggung jawab atas aspek teknis dan sustainability dari desain.
Dukungan Penuh dari Universitas Muhammadiyah Kendari
Pencapaian luar biasa ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Dekan Fakultas Arsitektur dan tim dosen pembimbing. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Bambang Suryanto, M.Si., dalam pernyataannya kepada media, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi mahasiswa tersebut.
“Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari mampu menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi pada pembangunan daerah. Saya bangga bahwa mahasiswa kami dapat bersaing di tingkat nasional dan menunjukkan bahwa kualitas pendidikan Unmuh Kendari setara dengan universitas-universitas besar lainnya,” ujar Prof. Bambang Suryanto.
Dekan Fakultas Arsitektur Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ir. Syaiful Bahri, M.T., menambahkan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari komitmen jangka panjang fakultas dalam meningkatkan kualitas pendidikan arsitektur. “Kami selalu mendorong mahasiswa untuk tidak hanya belajar teori, tetapi juga untuk terlibat aktif dalam proyek-proyek riil yang berdampak pada masyarakat. Program mentoring intensif, studio desain modern, dan kerjasama dengan praktisi profesional adalah bagian dari upaya kami untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung inovasi dan kreativitas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Syaiful Bahri menjelaskan bahwa Fakultas Arsitektur Unmuh Kendari telah mengalami perkembangan signifikan dalam lima tahun terakhir. “Kami telah meningkatkan kualifikasi dosen, menginvestasikan dana besar untuk peralatan dan software desain terkini, serta memperluas jejaring dengan praktisi dan institusi profesional. Prestasi mahasiswa kami dalam kompetisi nasional adalah indikator positif bahwa strategi pengembangan ini berjalan dengan efektif,” katanya.
Inspirasi dan Motivasi untuk Mahasiswa Lainnya
Pencapaian Muhammad Rizky Pratama, Siti Nurhaliza, dan Andi Wijaya diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari lainnya, terutama di Fakultas Arsitektur. Prestasi ini membuktikan bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan bimbingan yang tepat, mahasiswa dari universitas regional juga dapat bersaing dan menang di tingkat nasional.
Koordinator Program Studi Arsitektur, Ir. Hendra Wijaya, M.Arch., menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima banyak pertanyaan dari mahasiswa angkatan muda tentang bagaimana mereka bisa bergabung dalam kompetisi desain internasional. “Prestasi ini memberikan motivasi positif. Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik dan profesional, karena itu adalah cara terbaik untuk mengasah kemampuan mereka dan membangun portofolio yang kuat,” katanya.
Dalam kesempatan berbeda, Muhammad Rizky Pratama berbagi pesan motivasi kepada teman-teman mahasiswa lainnya. “Jangan pernah merasa rendah karena kita berada di daerah atau di universitas yang mungkin tidak seterkenal universitas besar di pulau Jawa. Dengan niat yang kuat, strategi belajar yang tepat, dan bimbingan yang baik dari dosen, kita bisa mencapai prestasi yang sama atau bahkan lebih baik. Kompetisi nasional ini adalah bukti nyata dari hal tersebut,” pesannya.
Rencana Pengembangan Lebih Lanjut
Menanggapi pencapaian ini, pihak Universitas Muhammadiyah Kendari mengumumkan rencana untuk memperluas program pengembangan mahasiswa berprestasi. Rektoral akan mengalokasikan dana khusus untuk mendukung mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi tingkat nasional dan internasional, termasuk pelatihan intesif, akses ke bahan referensi terkini, dan kesempatan magang di perusahaan-perusahaan arsitektur terkemuka.
Selain itu, Fakultas Arsitektur juga berencana untuk melaksanakan serangkaian seminar dan workshop dengan para praktisi profesional, sehingga mahasiswa dapat belajar langsung dari pengalaman profesional di lapangan.
“Kami juga sedang mengembangkan kerjasama dengan beberapa kota dan kabupaten di Sulawesi Tenggara untuk membuat proyek-proyek desain yang berdampak langsung pada pengembangan wilayah. Ini akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu mereka dalam konteks riil yang bermakna,” tambah Dr. Syaiful Bahri.
Dampak Jangka Panjang
Pencapaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi reputasi institusi, khususnya di tingkat nasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa universitas regional juga mampu menghasilkan karya-karya berkualitas tinggi yang dapat berkontribusi pada pembangunan nasional.
Lebih dari itu, pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa ide-ide inovatif untuk pembangunan berkelanjutan dan inklusif dapat lahir dari mana saja, termasuk dari daerah-daerah regional seperti Kendari. Desain “Taman Kota Kendari Ramah Lingkungan dan Inklusif” bukan hanya sekadar karya akademik, tetapi juga merupakan respons nyata terhadap tantangan pembangunan yang dihadapi kota Kendari dan kota-kota serupa di Indonesia.
Penutup
Pencapaian Muhammad Rizky Pratama, Siti Nurhaliza, dan Andi Wijaya dalam meraih penghargaan desain nasional merupakan momen bersejarah bagi Universitas Muhammadiyah Kendari dan Fakultas Arsitektur khususnya. Prestasi ini bukan hanya penghargaan atas kerja keras ketiga mahasiswa, tetapi juga pengakuan atas komitmen universitas dalam memberikan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah dan nasional.
Seiring dengan terus berkembangnya standar akademik dan fasilitas pembelajaran, Universitas Muhammadiyah Kendari terus memposisikan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu bersaing di level nasional. Prestasi mahasiswa di kompetisi nasional ini adalah langkah positif dalam perjalanan tersebut, dan diharapkan akan terus berlanjut di masa depan.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, dedikasi dosen pembimbing, dan semangat mahasiswa yang tinggi, Universitas Muhammadiyah Kendari yakin dapat terus menghasilkan karya-karya dan prestasi-prestasi yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat Indonesia.
—
[Artikel ini disusun berdasarkan wawancara langsung dengan para pemenang, pimpinan universitas, dan pejabat akademik terkait. Pencapaian ini menandai era baru dalam pengakuan prestasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat nasional]