Mahasiswa Arsitektur Unismuh Kendari Raih Medali dan Apresiasi di Festival Olahraga dan Seni Budaya Tingkat Provinsi
Kendari, 31 Maret 2026 – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Arsitektur, mencatat prestasi gemilang dalam ajang Festival Olahraga dan Seni Budaya tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan pada Minggu, 29 Maret 2026 lalu di Gelanggang Olahraga Mandala Kendari. Mahasiswa dari berbagai program studi di fakultas ini berhasil meraih total lima medali dan penghargaan khusus dalam berbagai kategori kompetisi, mulai dari cabang olahraga hingga pertunjukan seni tradisional modern.
Prestasi tersebut merupakan hasil dari dedikasi dan latihan intensif selama berbulan-bulan yang diikuti oleh lebih dari 150 mahasiswa Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari. Keberhasilan ini juga menunjukkan komitmen institusi dalam mengembangkan aspek pendidikan holistik yang tidak hanya berfokus pada akademik, melainkan juga pada pengembangan karakter, kesehatan fisik, dan ekspresi budaya mahasiswa.
Perjalanan Menuju Kompetisi Bergengsi
Festival Olahraga dan Seni Budaya tingkat Provinsi merupakan salah satu ajang kompetisi terbesar di Sulawesi Tenggara yang melibatkan ratusan mahasiswa dari berbagai universitas, politeknik, dan institusi pendidikan tinggi se-Indonesia Timur. Ajang ini dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan akademik, atletik, dan artistik mereka di tingkat regional, sekaligus sebagai medium pertukaran budaya antar institusi.
Persiapan delegasi Unismuh Kendari dimulai sejak awal tahun 2026 dengan seleksi internal yang ketat. Lebih dari 200 mahasiswa Fakultas Arsitektur yang berminat pada berbagai cabang olahraga dan seni mengikuti proses seleksi yang melibatkan pelatih profesional serta pembina dari dalam maupun luar kampus. Dari proses seleksi tersebut, akhirnya dipilih 150 mahasiswa yang dianggap memiliki potensi dan dedikasi terbaik untuk mewakili institusi.
“Kami memulai persiapan dengan mindset untuk tidak hanya ikut serta, tetapi untuk memberikan yang terbaik bagi kampus kami,” ujar Hendra Wijaya, Koordinator Divisi Olahraga Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari, dalam wawancara eksklusif pada Senin, 30 Maret 2026. “Setiap peserta yang kami seleksi adalah perwakilan dari nilai-nilai keunggulan akademik dan karakter unggul yang kami tanamkan di Fakultas Arsitektur.”
Cabang-Cabang Kompetisi yang Diikuti
Dalam festival ini, delegasi Unismuh Kendari berkompetisi dalam 12 kategori berbeda, mencakup tiga pilar utama: olahraga, seni pertunjukan, dan seni visual. Untuk kategori olahraga, mahasiswa Arsitektur terlibat dalam cabang bola voli putra dan putri, sepak bola futsal, atletik nomor lari, serta pencak silat. Sementara itu, dalam kategori seni, mereka menampilkan diri dalam kompetisi tari modern, band musik, deklamasi puisi, serta pameran desain grafis dan karya arsitektur.
Persiapan olahraga dilakukan di berbagai lokasi, termasuk lapangan olahraga milik universitas yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari. Sementara untuk seni pertunjukan, para mahasiswa mendapat bimbingan dari instruktur seni lokal yang berpengalaman serta dosen-dosen dari Fakultas Seni dan Desain Unismuh Kendari.
Nurul Fatimah, mahasiswa semester IV Program Studi Arsitektur yang menjadi kapten tim bola voli putri Unismuh Kendari, berbagi pengalaman pribadinya. “Persiapan kami sangat intensif, minimal tiga kali seminggu dengan sesi latihan yang cukup menantang. Kami didukung penuh oleh dosen pembimbing kami, Ibu Dra. Siti Nurhaliza, M.Pd., yang memotivasi kami untuk tidak hanya mengejar medali, tetapi juga membangun karakter sebagai atlet yang sportif dan bertanggung jawab.”
Pencapaian Demi Pencapaian
Dalam kompetisi yang berlangsung selama dua hari penuh tersebut, mahasiswa Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari berhasil meraih prestasi yang sangat mengesankan. Tim bola voli putri berhasil meraih medali perak setelah kalah dalam final melawan Institut Teknologi Kendari, sementara tim futsal putra meraih medali perunggu dengan pertandingan yang cukup sengit.
Selain itu, dalam kategori seni pertunjukan, kelompok tari modern dengan tema “Warisan Budaya Sulawesi Tenggara” yang digarap oleh 25 mahasiswa Fakultas Arsitektur berhasil meraih medali emas dan penghargaan khusus untuk “Best Choreography” dari para juri. Pertunjukan tersebut menggabungkan gerakan tari tradisional dari Muna, Buton, dan Banggai dengan interpretasi modern yang sangat kontekstual dengan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
“Kami memilih tema yang dekat dengan identitas lokal kami sebagai mahasiswa Kendari. Setiap gerakan dirancang untuk menceritakan cerita pembangunan berkelanjutan dan konservasi budaya lokal. Ini juga resonan dengan prinsip-prinsip program studi kami yang mengintegrasikan arsitektur dengan konteks budaya dan lingkungan,” jelas Siti Rahmawati, ketua tim penari dan mahasiswa semester VI Arsitektur, dengan bangga.
Dalam kategori atletik, Rahmat Hidayat dari Program Studi Arsitektur berhasil meraih medali perunggu dalam nomor lari 5000 meter dengan catatan waktu 17 menit 32 detik, yang merupakan prestasi personal terbaiknya. Sementara dalam kategori seni visual, pameran karya desain grafis dan poster yang menampilkan 40 karya dari mahasiswa Arsitektur mendapat apresiasi khusus dan penghargaan “Best Exhibition Design” dari komite penyelenggara.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Kampus
Kesuksesan delegasi Unismuh Kendari tidak terlepas dari dukungan penuh pimpinan institusi dan Dekan Fakultas Arsitektur. Dr. Ir. Ahmad Syaiful Bahri, Dekan Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari, memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi mahasiswanya.
“Saya sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa kita. Ini bukan hanya tentang medali atau penghargaan, tetapi tentang menunjukkan kepada dunia bahwa Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari menghasilkan lulusan yang tidak hanya handal dalam bidang akademik, tetapi juga dalam berbagai aspek pengembangan diri,” ujar Dr. Ahmad Syaiful Bahri dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada Selasa, 31 Maret 2026 di Ruang Rapat Dekanat.
Lebih lanjut, Dr. Ahmad menambahkan, “Kami percaya bahwa pendidikan arsitektur tidak bisa hanya berfokus pada teori dan desain semata. Mahasiswa kami perlu mengembangkan karakter kuat, kesehatan fisik optimal, dan kepedulian terhadap budaya lokal. Festival seperti ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk mengeksplorasi potensi diri mereka secara maksimal.”
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Abdur Rahim, M.Si., dalam siaran pers yang dikeluarkan, juga memberikan komitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga dan seni di kampus. “Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang holistik, yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik, kuat secara mental, dan berbudaya. Prestasi mahasiswa kita di festival ini adalah bukti nyata dari implementasi visi kami tersebut,” kata Prof. Abdur Rahim.
Dampak Jangka Panjang Bagi Institusi dan Mahasiswa
Prestasi yang diraih oleh mahasiswa Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang baik bagi institusi maupun para mahasiswa sendiri. Dari perspektif institusi, pencapaian ini meningkatkan reputasi akademik kampus di tingkat provinsi dan nasional, serta menunjukkan bahwa Unismuh Kendari mampu melahirkan individu-individu berkualitas yang komprehensif.
Dari perspektif mahasiswa, pengalaman kompetisi tingkat provinsi ini memberikan learning experience yang sangat berharga. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan mahasiswa dari institusi lain, tetapi juga menggali lebih dalam tentang kemampuan diri mereka, resiliensi, dan pentingnya kerja sama tim.
Nurul Fatimah mengungkapkan bahwa pengalaman ini akan menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikannya. “Sebelum kompetisi ini, saya tidak tahu bahwa saya bisa mencapai level kompetisi seperti ini. Pengalaman ini mengubah perspektif saya tentang diri sendiri dan membuat saya lebih percaya diri untuk menghadapi tantangan di masa depan, baik dalam akademik maupun dalam dunia kerja nanti,” ungkapnya dengan mata yang berbinar.
Dari sisi akademik, beberapa mahasiswa juga berhasil mengintegrasikan pengalaman olahraga dan seni mereka ke dalam karya-karya akademik. Misalnya, beberapa mahasiswa semester akhir menggunakan tema olahraga dan seni sebagai inspirasi untuk proyek akhir arsitektur mereka, seperti desain fasilitas olahraga berkelanjutan dan pusat seni budaya modern.
Rencana Tindak Lanjut dan Penghargaan
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi mahasiswa, Dekanat Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari telah merencanakan berbagai bentuk penghargaan dan tindak lanjut. Selain pemberian sertifikat dan hadiah uang tunai kepada setiap peserta, Dekanat juga akan mengadakan acara apresiasi khusus pada bulan April 2026 yang melibatkan seluruh sivitas akademika Fakultas Arsitektur.
“Kami akan mengadakan pameran dan pertunjukan apresiasi di kampus kami sendiri, sehingga seluruh mahasiswa lain dapat melihat dan merasakan inspirasi dari pencapaian rekan-rekan mereka. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk membangun kultur prestasi dan apresiasi terhadap berbagai bentuk keunggulan di kampus kami,” jelas Dr. Ahmad Syaiful Bahri.
Selain itu, Dekanat juga merencanakan untuk mengadakan pelatihan dan workshop intensif bagi mahasiswa yang berminat untuk ikut serta dalam kompetisi-kompetisi tingkat nasional, termasuk Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (POMNAS) dan berbagai kompetisi seni internasional.
Kesimpulan: Prestasi sebagai Bagian dari Identitas Kampus
Prestasi mahasiswa Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari di Festival Olahraga dan Seni Budaya tingkat Provinsi pada 29 Maret 2026 merupakan refleksi nyata dari visi dan misi institusi dalam mengembangkan pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Pencapaian ini bukan sekadar kumpulan medali dan penghargaan, tetapi merupakan bukti komitmen mahasiswa dan civitas akademika Unismuh Kendari dalam mengembangkan potensi diri secara optimal.
Dengan prestasi ini, diharapkan Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari dapat terus menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan arsitek-arsitek profesional yang kompeten, tetapi juga individu-individu yang berkarakter kuat, sehat secara fisik, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan budaya lokal dan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
Ke depannya, Unismuh Kendari akan terus mendorong mahasiswanya untuk terus berprestasi dan mengeksplorasi potensi diri mereka tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan kampus. Semoga prestasi ini menjadi momentum awal bagi pencapaian-pencapaian yang lebih besar di tingkat nasional dan internasional.
(Berita ini telah dihubungi dengan Dekanat Fakultas Arsitektur Unismuh Kendari untuk verifikasi data pada 31 Maret 2026 pukul 14:30 WITA)
—
Jumlah Kata: 1,847 kata